Gerakan Buruh Indonesia

Sejarah Perjuangan Buruh di Indonesia mulai tumbuh seiring proses industrialisasi di masa kolonial. Gerakan ini tidak saja mengajukan tuntutan yang bersifat ekonomi, tetapi juga mengajukan tuntutan politik. Dialektika antara propagandis internasional kaum sosialis yang dipengaruhi politik etis dan kecenderungan-kecenderungan evolusioner-parlementarian yang dibawanya dengan struktur masyarakat Indonesia yang sebagian besar adalah buruh dan petani membimbing pergerakan... Continue Reading →

Advertisements

Optional Protocol dan Perjuangan Pemenuhan Hak Ekosob

Persoalan hak asasi manusia, khususnya hak-hak Ekosob, masih menjadi hal yang suram di Indonesia. Apalagi saat ini, di mana seluruh perhatian terkonsentrasi pada Pemilu. Oleh karenanya, pada tanggal 10 Desember 2008 lalu, PBB telah mengadopsi Optional Protocol to the International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights (OP ICESCR). Protokol opsional ini adalah bagian penting... Continue Reading →

Menuntut Pertanggungjawaban Korporasi

Semenjak modal diinternasionalisasikan lewat praktik kolonialisme maupun lewat perusahan transnasional (TNC- Transnational Corporation), rakyat dunia ketiga, mengalami penderitaan yang luar biasa. Lantas, bagaimana pertanggungjawabannya? Masyarakat dunia ketiga tetap miskin serta terkena dampak langsung dari pencemaran lingkungan akibat eksplorasi sumber-sumber agraria. Mereka, penduduk negara-negara di kawasan Asia, Afrika dan Amerika Latin, juga menderita akibat peperangan yang... Continue Reading →

Mempertanyakan Biofuel

Uni Eropa telah mengeluarkan ketetapan khusus terkait penggunaan energi alternatif. Kebijakan tersebut juga dikampanyekannya untuk masyarakat belahan bumi lain. Kini, masyarakat Eropa semakin marak menambang angin sebagai energi alternatif. Sementara, di negara-negara dunia ketiga, biofuel atau bahan bakar nabati tengah dijadikan focus perhatian tersendiri. Syahdan, biofuel dianggap bisa menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.... Continue Reading →

Menyoal Undang-Undang Pangan

Pada bulan November 1996 silam, pemerintah Indonesia turut hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi Pangan Sedunia yang diselenggarakan oleh FAO, yang kemudian mengakui bahwa pangan merupakan hak yang paling asasi. Di tahun yang sama, pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan. Ironisnya, setelah lebih dari sebelas tahun Undang-Undang Pangan disahkan, ternyata negara masih... Continue Reading →

Reforma Agraria dan Pembangunan Desa

Citra negara agraris masih sedikit melekat di bangsa Indonesia. Namun, wajah pertanian negeri ini kian memprihatinkan. Selain gagal menyelesaikan krisis ekonomi, hal ini juga tampak dari terus berlanjutnya krisis social dan pangan nasional. Menyiasati kondisi tersebut, perlu dilakukan land reform dan pemberian akses reform sebagai upaya pembangunan desa. Selain itu juga untuk menyelesaikan kontradiksi yang... Continue Reading →

Tugas Pemuda

Sepuluh tahun lebih reformasi berjalan. Namun, kekuatan politik nasional masih bercorak oligarkis. Lantas, beberapa anak muda mendeklarasikan diri untuk memimpin. Proses pelembagaan demokrasi di aras negara, tidak berhasil diakses oleh gerakan kaum muda, sehingga berjalan dalam basa-basi transisi dan demokrasi prosedural yang elitis. Pemilu sebagai upaya pengejawantahan pelembagaan kedaulatan rakyat, ternyata berbalik arah pada terciptanya... Continue Reading →

Menyoal Bank Tanah

Guna menyiasati persediaan lahan untuk perumahan masyarakat menengah ke bawah, maka pemerintah mengeluarkan kebijakan Bank Tanah (land banking). Konsep pengadaan Bank Tanah ini nantinya akan dikelola Perum Perumnas (Kompas, 24 Juli 2009). Konsep ini sudah digunakan oleh beberapa negara di Eropa dan Amerika, namun baru pertama di Indonesia. Sekilas tentang Bank Tanah Secara umum, lembaga... Continue Reading →

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑